|
|
MONTREAL PROTOCOL Stop Penipisan Ozone Oleh admin @ 02 Jan 2009
|
|
Fenomena alam seperti peningkatan permukaan air laut, menurunnya hasil tangkapan nelayan, perubahan keanekaragaman hayati, mencairnya es di kutub, cuaca yg tak menentu (kadang hujan kadang panas) yg diakibatkan pemanasan global dan makin menipisnya lapisan ozon juga dialami masyarakat lainnya diberbagai belahan dunia. Badan PBB yg khusus menangani lingkungan hidup, United Nations Environment Programme (UNEP), aksi untuk menyetop penipisan ozone dituangkan dalam protocol yg dikenal “Montreal Protocol”. |
|
|
USAID Bantu $40 jt Selamatkan Coral Triangle Oleh admin @ 02 Jan 2009
|
|
USAID mengumumkan komitmen bantuan senilai 40 juta dolar untuk selamatkan Segitiga Karang (Coral Triangle), yaitu wilayah hutan bakau, terumbu karang & aneka ragam ikan yg paling luas di sungai yg kini dalam bahaya akibat polusi, praktek-praktek penangkapan ikan yg tidak peduli kelestarian & perubahan iklim. |
|
|
Proyek Penelitian Siregar Mawas Terhadap Orang Utan Oleh admin @ 02 Jan 2009
|
|
Ibukota Tapanuli Selatan (Tapsel), Sipirok tepat ditengah-tengah cagar alam (CA) Dolok Sipirok (6.970ha) dan Cagar alam Dolok Sibual-buali (5.000ha) yg tersebar berbagai jenis satwa langka mulai dari Harimau, Orang Utan, Kambing Hutan, Trenggiling, Tapir, Kijang, Rusa, Rangkong Siamang, Oak, Kukang, & yg terakhir badak yg mungkin sudah tidak ada lagi. |
|
|
Aceh Forest and Environment Project di Leuser & Ulu Masen Oleh admin @ 11 Jul 2008
|
|
Disepanjang pantai utara Aceh terdapat 7 pemukiman pertanian yg berbatasan lansung dengan hutan lindung & barisan pegunungan Karst. Kawasan Ekosistem Leuser di Bagian Selatan & Komplek Hutan Ulu Masen di Bagian Utara. Kawasan ini terdapat sisa kawasan hutan berkesinambungan seluas 3,3 jt ha dengan koleksi keaneka ragaman hayati terkaya di Asia Tenggara seperti harimau, gajah, badak & orang utan. Kawasan ini juga memberikan jasa ekologi untuk pemulihan aceh termasuk persediaan air, pencegahan banjir, penyerapan erosi & pengaturan iklim. |
|
|
Sistem Lahan Bukit Pandan Dominasi NAD Oleh admin @ 11 Jul 2008
|
|
Bukit Pandan merupakan sistem lahan yang dominan di NAD. 1,1 jt Ha berupa sistem lahan Bukit Pandan. Cirinya yaitu berkemiringan sangat curam, memiliki batuan yang kedap air, lapisan tanah yang tipis, curah hujan tinggi & umumnya terjadi longsor tiap tahun. Longsor akan menyumbat muara anak-anak sungai, bila curah hujan sangat tinggi, sumbatan ini akan lepas & dapat terjadi banjir bandang seperti di Bahorok, Langkat. |
|
|
YLI, AFEP & Multi Donor Fund untuk Kawasan Ekosistem Leuser Oleh admin @ 11 Jul 2008
|
|
Desa Alue Meutuah, Kec Meukek, Aceh Selatan pada tahun 1975-1995 menghasilkan Buah Pala 3 ton/hari. Setelah terserang hama penggeret batang tahun 1996-2004 pendapatan masyarakat di pantai barat aceh menurun drastis. YLI yang mendapat kepercayaan & dukungan dari Multi Donor Fund (MDF) di bawah program AFEP melaksanakan rehabilitasi lahan & penghijuaan di lahan masyarakat yang tinggal di sekitar Kawasan Ekosistem Leuser seluas 4500 ha selama 4 tahun kedepan. |
|
|
Ponpes Raudhatul Thalibin Mengelola Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro Oleh admin @ 11 Jul 2008
|
|
Pondok pesantren Raudhatul Thalibin di Jawar, kec Garung , Wonosobo dengan dana pembangunan sekitar 2 Milyar, berhasil mengelola Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) Wangan Aji yang terkoneksi ke jaringan grid nasional melalui Jaringan Tegangan Menengah (JTM) PLN dengan kapasitas 140 kw dan dapat membangkitkan tenaga listrik sebesar 1.017 Mwh/thn dengan PLN harus menyediakan dana sebesar Rp 600 /kwh. |
|
|
Hutan Wisata & Pendidikan STIK Jantho diresmikan Oleh admin @ 11 Jul 2008
|
|
Bupati Aceh Besar meresmikan kawasan Pendidikan Sekolah Tinggi Ilmu Kehutanan (STIK) bantuan BRR NAD-NIAS di Desa Luang, Kecamatan Kota Jantho. Kegiatan seperti pelestarian hutan, pembenihan, & persemaian bibit kayu, praktik agro forestry termasuk pembuatan kompos, praktik kehutanan & peternakan, survey biodeforsity & pemantauan klimatologi |
|
|
Teknologi Incenerator Pengolah Sampah Oleh admin @ 11 Jul 2008
|
|
Solusi yang ditawarkan untuk mengolah sampah menjadi listrik ramah lingkungan mulai pengolahan menjadi kompos hingga sumber energi alternatif. Kepala pusat Teknologi Lingkungan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Kardono mengatakan, dunia mengalami ledakan sampah, jumlah penduduk yang padat & besar membuat sampah semakin tak terkendali maka pengolahan sampah dengan teknologi incenerator (pembakaran) yang diadopsi dari Jepang merupakan cara paling rasional diterapkan di Indonesia |
|
|
KADIN & Bapedalda Sumut kembangkan rumput laut Oleh admin @ 11 Jul 2008
|
|
Kamar Dagang Indonesia - Sumatra Utara (KADINSU) bekerjasama dengan Bapedaldasu sudah mempunyai model & akan memperluas lahan bekas tambak udang yang sudah tidak dikembangkan lagi untuk mulai mengembangkan rumput laut di Belawan, |
|
|
<< Berita Sebelumnya 1 2 Berita Sebelumnya >>
|
|
|